Cerpen "Hujan di Bulan Juni"
HUJAN DI BULAN JUNI Versi Sudut Pandang Galang Bab 1: Tatapan dari Jendela Aku selalu memperhatikan rumah itu. Rumah dengan pagar putih yang warnanya mulai pudar, dengan pot bunga kenanga di sisi kanan terasnya. Rumah itu sunyi, tapi bagiku terasa hidup—karena penghuninya. Namanya Lestari. Aku tak pernah berani menyapa. Apa yang bisa dikatakan seorang anak SMA pada seorang perempuan seperti dia? Matanya dalam, suaranya pelan. Setiap kali aku melewati rumah itu sepulang sekolah, aku berharap ia sedang menyiram bunga, atau sekadar duduk di kursi rotan sambil menjahit. Tapi aku hanya berjalan, menoleh, dan menunduk lagi. Kadang aku membayangkan: bagaimana rasanya mengobrol dengannya? Tapi aku hanya remaja. Dan dia… terlalu jauh dari jangkauanku. Sampai hari itu. Hari ketika hujan turun dan aku lupa membawa payung. Bab 2: Di Bawah Payung yang Sama Aku berteduh di warung tua dekat rumahnya. Hujan mengguyur deras, dan bukuku basah. Aku menyesal tak membawa jas hujan. Tapi anehnya, ...